<?xml version="1.0" encoding="utf-8" standalone="yes"?><rss version="2.0" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"><channel><title>Hukum Dan Regulasi on Bisnis Ritel Lintas Negara</title><link>https://negararitel.com/categories/hukum-dan-regulasi/</link><description>Recent content in Hukum Dan Regulasi on Bisnis Ritel Lintas Negara</description><generator>Hugo</generator><language>id</language><lastBuildDate>Tue, 20 Jan 2026 10:00:00 +0700</lastBuildDate><atom:link href="https://negararitel.com/categories/hukum-dan-regulasi/index.xml" rel="self" type="application/rss+xml"/><item><title>Navigasi Pajak Digital: Tantangan Regulasi E-commerce Lintas Negara di 2026</title><link>https://negararitel.com/posts/pajak-digital-ritel/</link><pubDate>Tue, 20 Jan 2026 10:00:00 +0700</pubDate><guid>https://negararitel.com/posts/pajak-digital-ritel/</guid><description>&lt;p>Dunia perdagangan tanpa batas (&lt;em>borderless trade&lt;/em>) yang kita nikmati saat ini kini menghadapi fase baru: formalisasi fiskal global. Di tahun 2026, era &amp;ldquo;surga pajak&amp;rdquo; bagi transaksi digital lintas batas hampir berakhir. &lt;strong>Navigasi Pajak Digital&lt;/strong> hadir sebagai instrumen kepatuhan strategis untuk menghapus ketidakpastian hukum, menciptakan ekosistem di mana setiap transaksi e-commerce dirender secara transparan sesuai dengan yurisdiksi tempat konsumen berada.&lt;/p>
&lt;h2 id="pergeseran-prinsip-dari-asal-ke-tujuan-destination-principle">Pergeseran Prinsip: Dari Asal ke Tujuan (Destination Principle)&lt;/h2>
&lt;p>Secara teknis, banyak negara kini telah mengadopsi prinsip destinasi dalam pemungutan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) atau &lt;em>Goods and Services Tax&lt;/em> (GST). Informasi mengenai transaksi dirender bukan berdasarkan lokasi gudang penjual, melainkan berdasarkan lokasi alamat pengiriman pelanggan.&lt;/p></description></item></channel></rss>